Jumat, 31 Oktober 2014

Belajar Trading

Mungkin kita seringkali kagum pada keterampilan trading seseorang yang semakin baik setiap hari sedangkan kemampuan kita masih jalan di tempat. Mungkin juga kita sering merasa iri pada trader lain yang telah mampu melakukan transaksi dengan lancar, sedangkan kita untuk mengerti balance dan equity saja masih kebingungan.

Atau mungkin juga kita sering merasa terpesona dengan hasil trading orang lain, sedangkan hasil trading kita masih dihinggapi "stop loss" berkali-kali. Lalu kita bertanya, bagaimana, sih, cara menjalankan trading dengan baik?

Jawabannya hanya ada pada dua kata sederhana, “Latihan dan Biasakan”.

Mengapa bocah yang lahir di Jepang sana bisa berbahasa Jepang dengan lancar, sementara kita lulusan sarjana masih kaku bila bertemu dan berbicara langsung dengan orang Jepang? Apa lihat kamus dulu, lalu ajak orang Jepangnya bicara? Yang ada orang Jepangnya pergi dan dia melambaikan tangan, ‘Kawaiso desune (kasian deh, Lu).

Dan lebih parahnya lagi, ternyata kita sering diajarkan oleh orang yang belum tentu juga menguasai bahasa Jepang, walau mengaku lulusan sarjana, dan sering kali mengaku telah mengikuti ujian ini itu sampai level sekian-sekian! Nyatanya yang dia kuasai hanyalah materi yang ada di modul yang telah tersedia.

Contoh ini sama dengan perbandingan kita dalam melakukan trading itu.
Banyak konsultan trading memprasentasikan ilmu trading kepada pemula, mengaku trading sudah bertahun-tahun, sudah bisa merasakan manisnya apa itu trading? Namun nyatanya hasil yang diperlihatkan adalah account demo dengan editan luar biasa lihai.

Hal itu karena kita terlalu mudah percaya kepada konsultan trading yang hanya mengharapkan komisi setelah kita bergabung dengan broker yang mereka anggap baik, super aman dan sangat transparan.

Jarang sekali kita  latihan trading  sendiri atau bahkan sering sekali kali kita hanya jadi  pengikut instruksi dari konsultan yang bersangkutan. Sedangkan trader  yang telah sukses itu adalah trader yang telah jatuh bangun dalam bidang trading itu sendiri. Mereka menghabiskan banyak hal dalam waktu yang lama, uang maupun tenaga. Mereka telah memutuskan untuk trading setiap hari walaupun hanya beberapa menit.


 Kesimpulannya:

  • Jika mau belajar trading, belajarlah secara langsung kepada trader yang kita percaya.
  •  Minta kepada mereka untuk memperlihatkan hasil trading mereka. Karena tidak ada istilah No login adalah No rahasia, kecuali "login beserta password " diberi tahu (itu namanya mencari mati).
  • Jika mereka mengatakan No. Login adalah rahasia, dan hanya bisa mempertontonkan hasil account demo yang ratusan ribu dollar, sebaiknya anda belajar sendiri saja. Karena teknologi yang semakin canggih sudah memfasilitasi segala kebutuhan trading anda secara sederhana.






By: Doni Romiza
Pin BB 7D52B46C
Telp (021) 29410118