Rabu, 05 Desember 2012

Darahku


(jony eston SUPM ank 14 &keluarga)
Orang bijak mengatakan;  "Jika kau takut gagal lagi, Perbesarlah ambisimu karena ambisi adalah tempat berlindung paling akhir yang bisa mencegah kegagalan menimpa".  aku tidak peduli seperti apa hasil yang aku dapatkan, yang aku tahu bahwa aku menikmati proses perjalanan hidupku. 

Empat tahun lamanya aku hidup sebagai Penghuni lautan lepas, menyelinap di balik kerasnya ombak, nyaliku tak berhenti mengarungi samudra, ambisiku tak tertahankan demi tujuan. Aku bangga dengan perjalanan hidupku sebagai seorang Pelaut. Semua sudah tercatat dalam memory kehidupanku. 


Tapi aku tahu, bahwa itu bukanlah tujuan akhir skenario perjalananku. Aku terombang ambing di balik fenomena alam samudra. Tapi aku tidak mengeluhkan kerasnya ombak lautan lepas, aku hanya bertanya pada lautan.  "Jika saat ini kau percikkan aku kerasnya ombak, akankah sebelum aku mati kau berikan aku ketenangan hidup"?. 

Aku tidak mengerti makna kehidupan. Yang aku tahu, Sukses adalah 1% inspirasi dan 99% kerja keras. Menyerah, bagiku bukanlah pola pikir lelaki sejati.  Dan aku tidak perlu merubah etika bicara untuk merubah pola pikirku. karena berpura - pura merubah karakter adalah sebuah kemunafikan.


SUPM adalah sumber ragaku, lautan adalah sumber darahku, hingga aku bisa sedikit bernafas dengan hasil kerja kerasku. Lelaki sejati tidak harus menuntut hasil, tapi keberanian dalam bisnis adalah kunci dalam kesuksesan. Miskin kaya adalah relatif. Tetapi kerja keras + keyakinan adalah tuntutan hidupku. Seandainya gagal pun, aku akan tetap bertahan, bertahan, bertahan dan kembali berjuang.

" Aku hanya berusaha untuk menjemput. Hasil? Tuhanlah yang punya Jawaban.

Salam Kompak
By: Jony Eston
Editor: Doni Romiza



Bagikan