Kusadari sepi kian menyiksa. Untaian kata tak akan sanggup meredam denyut nadi. Tak ingin kulepaskan asaku, karena jiwa butuh waktu untuk berpikir tentang pilihan hidup.
Semua bukan karena dilema, bukan pula karena tak yakin, melainkan karena hati yang belum mampu menemukan panggilan jiwa. Aku terbiasa berjalan sendiri, menelusuri sudut kehidupan yang teramat jauh, jika banyak jiwa yang bertanya, aku pun tidak tahu harus menjawab apa?
Jika hatiku yang bertanya, aku tahu ini sebuah keputusan yang melelahkan.
Jika hatiku yang bertanya, aku tahu ini sebuah keputusan yang melelahkan.
aku tak ingin pasrah dengan panggilan waktu, tapi aku akan menyerah jika panggilan jiwaku datang. ini hanyalah sebuah kegundahan insan yang tak sempurna, kegundahan hati yang masih kosong, kegundahan pikiran yang masih labil, dan kegundahan hati yang belum utuh.
Aku tak ingin berharap karena alasan sendiri, tapi aku wajib bermimpi untuk menikah hanya sekali seumur hidup. Aku takut salah dengan tuntutan waktu.
https://www.facebook.com/mila.isral?fref=ts