![]() |
| (Jumratul Rahman SUPM Ank 14) |
Adalah suatu kebahagiaan dan
keberuntungan ketika seorang anak dapat setiap saat bertemu dan berkumpul
dengan orang tua tercinta. Dan adalah sebuah ujian dan pengorbanan ketika
seorang anak harus rela terpisah dengan orang tua tercinta demi masa depan dan
kehidupannya yang lebih baik. Namun semuanya adalah suatu ketetapan serta
kehendak-Nya yang harus kita jalani dengan penuh sabar dan ikhlas. Semuanya
akan terasa indah jika saja cinta dan kasih sayang tertancap kuat dalam hati
serta jiwa kita. Semuanya akan bisa kita nikmati dan syukuri selama kita
meyakini bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan
kemampuannya, Dan apapun serta bagaimanapun jalan hidup kita, sesungguhnya
itulah yang terbaik bagi kita di sisi Allah.”
Wahai Ayahandaku tercinta.…
Semoga Engkau senantiasa ada dalam
kesehatan, keselamatan, keberkahan serta kedamaian hidup. Semoga Engkau
senantiasa Allah berikan perlindungan dan kemudahan dalam setiap langkah
kehidupanmu serta dalam setiap hembusan nafasmu. Semoga Engkau menjadi
hamba-hamba pilihan-Nya dan termasuk ke dalam golongan orang-orang yang
beruntung baik di dunia terlebih di akhirat nanti…Amin Yaa Robbal Alamin.
Wahai Ayahandaku tersayang.….
Inilah putramu yang telah Engkau
besarkan dengan penuh kesusahan lagi kepayahan. Inilah putramu yang telah
membuat Engkau banyak berkeringat demi masa depan buah hatimu. Inilah putramu
yang senantiasa merepotkan serta membebani hidupmu semenjak kecil. Inilah
putramu yang senantiasa mendorong Engkau untuk bekerja siang malam demi
menafkahi serta kelak menyekolahkan anak-anakmu. Dan Engkau pun kini telah
melihat putramu kian tumbuh dan semoga selalu ada dalam pengharapanmu.
Wahai Ayahandaku tercinta….
Dulu putramu merasa nyaman dan tentram
tatkala berada di pangkuanmu dan walaupun kini putramu berada jauh darimu,
namun putramu tetap merasakan ketenangan karena Engkau selalu ada dalam hatiku.
Dulu putramu sangat bahagia tatkala Engkau memanjakanku dan hingga kini pun
putramu senantiasa berharap Engkau akan memanjakanku dengan kasih sayangmu.
Dulu putramu sangat gembira tatkala Engkau bawakan ke hadapanku beberapa hadiah
dan hingga kini pun putramu senantiasa mengharapkan Engkau membawa hadiah bagi
putramu dalam do’a, ridha serta restumu.
Wahai Ayahandaku tersayang…..
Ketika wajahmu tersenyum manis,
putramu sungguh merasakan adanya keteduhan dan kehangatan dalam pandanganmu.
Ketika lantunan suaramu terdengar, telingaku merasakan selalu ada kebaikan
dalam lisanmu. Ketika perintah isyaratmu keluar, hatiku merasakan adanya
kelembutan dalam perilakumu. Ketika Engkau mengajariku, pikiranku dapat
merasakan ada ketegasan dalam bijakmu. Dan putramu akan senantiasa berusaha
mengabarkan apa yang telah Engkau ajarkan pada diriku, untuk mengajarkan kembali
kepada putra putriku kelak.
Wahai Ayahandaku tercinta…..
Walaupun kini putramu tinggal dan
berada jauh dari kehidupanmu, namun percayalah hatiku sangatlah dekat denganmu.
Walaupun kini putramu tidak dapat melihat Engkau setiap hari, namun yakinlah
bahwa wajahmu selalu terbayang dalam pikiranku. Walaupun kini putramu tidak
merasakan belai kasihmu secara langsung, namun putramu percaya bahwa Engkau
tetaplah seperti yang dulu. Walaupun kini putramu tidak mendengar suaramu setiap
saat, namun lisanmu selalu terngiang di telingaku. Walaupun kini putramu tidak
mendapatkan pelajaran hidup berharga karena jarak memisahkan kita, namun
pelajaran dan pengalaman hidupmu sesungguhnya telah tertanam dalam jiwaku. Dan
putramu senantiasa berharap dan terus berdo’a semoga Sang Khalik akan
mengumpulkan kita dikampung halaman suatu haru nanti, Amin.
Wahai Ayahandaku tersayang…..
Putramu yang kini berada jauh darimu
akan selalu merindukanmu. Putramu yang kini tidak berada dihadapanmu akan selalu
menyayangimu. Putramu yang kini tidak berada disampingmu akan selalu
mencintaimu . Putramu yang selalu ingin engkau sayangi, senantiasa mengharapkan
agar engkau selalu ada dalam pengharapanku.
Wahai Ayahandaku tercinta…..
kutunggu engkau pulang, apapun yang
kau bawa dari negeri orang, kau tetap adalah AYAHKU!
