Sabtu, 17 November 2012

ALFAJRI- hidup jadi pelaut meski dijalani seperti air yang mengalir


Alfajri (SUPM Ank 14)
Meski belum tahu planing kedepan selelah jenuh bekerja dilaut, ALFAJRI ayah dari dua anak ini tetap menjalanai hari-harinya sebagai pelaut demi menafkahi buah hati dan istri tercinta.

Bekerja disebuah kapal tanker dikawasan bangka tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menjaga keutuhan rumah tangganya yang hanya bertemu keluarga sekali dalam dua minggu. Sang istri sangat setia menanti kedatangan Alfajri dikota pelembang karena jarak bangka dengan kota wong kito itu tidak terlalu berjauhan. Alfari menuturkan," hidup sebagai seorang pelaut harus dijalani bagaikan air yang mengalir"  saat ini saya belum punya planing kedepan yang lebih baik, yang saya pikirkan sekarang hanya mencari uang demi kelangsungan hidup keluarga saya, Alhamdulillah sampai saat ini saya sudah bisa punya rumah sendiri, dan bisa membeli mobil yang sebelumnya tidak pernah terlintas dipikiran saya, saya rasa keluarga akan merasa bangga akan hal itu" masalah planing kedepan, mungkin saya harus banyak mencari jawaban dari rekan-rekan yang lain, semoga ada jalan".

Alpajri adalah lulusan SUPM pariaman Ank 14/2002 dengan jurusan mesin Perikanan, semasa menjadi siswa  di SUPM memiliki karakter acuh tak acuh terhadap segala urusan asrama, sekarang banyak yang menilai telah terjadi perubahan pada karakter dan prilakunya yang telah memperlihatkan kedewasaan yang lebih. tapi inilah hidup, segala sesuatu bisa berubah.