Rang Sumando Kacang Miang
Yang dikatakan rang sumando kacang miang adalah rang sumando
pengacau, pengharu biru dalam kampuang, suka menghasut dan memfitnah antara
andan pasumandan, antara pambayan sesamanya dan antara orang badunsanak.
Kacang miang menerbitkan gatal, pindah memindah pada orang yang menghampirinya.
Dalam susunan adat istiadat inilah sumando nan
cilako.
Rang Sumando Lapiak Buruak
Rang sumando lapiak buruak adalah rang sumando yang bodoh dan
tidak mau keluar rumah berusaha, seperti kesawah ataupun keladang, atau
berdagang berniaga untuk nafkah anak dan istrinya. Yang disukainya adalah
duduak bamanuang di tapi bandue dan benar-benar pemalas. Sumando seperti ini
tentu tidak berguna bagi orang.
Rang Sumando Langau Hijau
Sumando langau hijau hanya dipakai untuk memperbanyak anak saja,
seperti seekor langau hijau yang terbang kesana kemari, sehingga bertelur dalam
sampah dan sesudah itu terbang pula kemana dia suka. Sumando seperti ini tidak
mempunyai pedoman hidup yang tetap. Begitu pulalah sifatnya yang mau berbini
banyak. Kasinan marongong kamari marongong dan meninggalkan istrinya yang
sedang hamil (manganduang bangan) dan tidak memberikan jaminan hidup terhadap
keluarganya.|
Rang Sumando Bapak Paja
Yang ini adalah untuk memperbanyak anak saja. Dia tidak peduli apa
yang terjadi di kampung (pasukuan) istrinya. Yang terpenting baginya adalah
suasana lahir batin yang terjadi di kampung (pasukuan) dia saja.
Rang Sumando Niniak Mamak
Rang sumando niniak mamak ini adalah sebenar-benarnya rang
sumando. Dia adalah orang sama mengatur barang sesuatu dalam keluarga istrinya
dan tidak mengambil hak mamak rumah. Dia mengumpulkan yang berantakan dalam
keluarga istrinya. Mangampuangkan nan taserak, manjapuik nan tacicie,
mengingatkan mana yang lupa, sehingga dalam kampuang (pasukuan) istrinya itu
dia mempunyai paham seperti paham niniak mamak. Keruh menjernihkan, kusut
menyelesaikan. Dalam segala hal yang mungkin terjadi, pertimbangannya perlu
dimintak, dan dia tidak akan ditinggalkan orang dalam tiap-tiap perundingan di
kampung (pasukuan) istrinya.
Sumber : Adat Minangkabau - Pidato Pasambahan & Tata Cara
Adat Perkawinan, Jakarta 1991
Disusun Oleh : Dewis Natra
![]() |
| kanan: sumando parabo |
Kini Batambah Rang Sumando Parabo
" tiok disapo berang taruih c,, pai bajalan taruih di ingek an, wanita rela dimadu tapi sutan harus rela diracun.diagiah nasehat marabo ndak katantuan c. pitih dikantong nan nyo etong taruih. hi hi hi
