Selasa, 29 Januari 2013

Belajar Trading 1



ANALISA SAJA TAK CUKUP

Asep satria Yuda (SUPM Ank 14)
memamfaatkan waktu libur, aku berusaha belajar dunia tradig itu seperti apa.rasa penasaran yang cukup lama terjawab sudah mengapa selalu terjadi spekulasi oleh orang-orang yang tidak faham arti sesungguhnya dunia trading.

Awal latihan dulu aku tidak tahu apa itu trading. Seperti apa trading itu berjalan dan bagaimana aku melakukan trading disana. Seiring berjalannya waktu, seorang trader yang awalnya tidak mengerti, yang awalnya tidak bisa bertrading, kini sudah faham akan perdagangan. Sebuah pembelajaran yang luar biasa untuk bisa dimengerti oleh seorang trader sejati. Mereka yang awalnya tidak bisa menganalisa, kini sudah mampu menggunakan teknikal dan fundamental.




Sebuah kemajuan yang besar bagi trader pemula. Yang dulunya masih tidak faham dengan menganalisa dengan teknikal. Bagaimana caranya menarik garis fibonanci, memasang Moving Average, menelisik support dan resisten, hingga belajar candlestick dan chart pattern. Semua itu Anda lakukan dengan penuh semangat dan sedikit demi sedikit mampu menguasainya.

Ketika indikator sudah diuji coba, digunakan transaksi, dan dimanfaatkan untuk perdagangan, Anda pun akan mempelajari bagaimana indikator bisa mengenali market sesuai signal yang berjalan. Begitupun dengan news dan rilis data lainnya. Begitu banyak data terkadang Anda malah bingung dan bikin frustasi. Tapi tidak cepat tergesa-gesa untuk melupakannya, belajar pun dilakukan untuk menguasai pengaruh rilis data tersebut.

Baru Kulitnya Saja
Apa yang aku pelajari tersebut hanyalah tingkat dasarnya. Tidak bisa aku selesai dan berhenti belajar sampai disitu. Masih banyak hal yang harus dikuasai dan dipelajari seiring berjalannya waktu. Ketika aku menempatkan indikator MA, maka tidak cukup untuk mengetahui apakah harga bakal cross, bakal terjadi persilangan antar MA maupun terjadi persimpangan antara harga dan indikator.
aku tidak bisa mengatakan setelah harga cross, atau harga menembus, atau harga berada dititik jenuh sudah saatnya terjadi pergantian trend ataupun pembalikan harga. Namun masih perlu perlu analisa yang lebih mendalam setelah terjadi pergantian market.

Inti Hasil Latihan
Untuk menjadi berhasil, Aku harus memahami tidak hanya pada kulit dasar, namun isi dan esensi dari analisa yang aku gunakan tersebut. Misalnya begini, jika market sudah cross, apakah ada hal lain yang bisa menyebabkan market bisa berubah arah. Perlu diselidiki cross yang bagaimanakah market itu sedang bergerak, jadi aku tidak bisa memandang remeh ketika market telah mengalami persilangan dengan indikator.

Begitu juga dengan mempelajari teknikal lainnya, indikator apapun akan memberikan informasi terkait signal yang diberikan. Disaat market tidak menentu, signal sudah sesuai dengan rule, aku harus memahami signal itu, apakah akan ada kemungkinan mengalami kesalahan, apakah ada rencana market berbalik arah setelah mengalami cross, disinilah aku harus menguji hasil latihan yang Aku gunakan.

Tidak cukup Aku melihat harga mengalami breakout, tidak cukup pula Aku melihat news sedang positif, dan tidak cukup Aku melihat harga membentuk hammer. Jika Aku tidak maksud dengan cara ini,aku pelajari analisa yang selama ini Aku jalankan, suatu saat akan menemukan esensi yang sudah dipelajari saat ini.

Kesimpulan
Belajar trading memang butuh analisa, butuh sistem, dan butuh hal-hal yang bisa membuat akun trading  menjadi profit. Namun ketika terjadi perbedaan signal, dan perbedaan harga dengan analisa yang sedang aku gunakan, maka disitulah Aku belum memahami esensi dari analisa yang digunakan. Jika suatu saat sudah berhasil dalam trading, disaat itulah Aku akan mengetahui inti dari analisa sudah didapatkan pada tubuh ku.aku butuh latihan yang terus menerus sampai menemukan intisari dari hasil latihan itu sendiri.


http://www.seputarforex.com/artikel/forex/lihat.php?id=112995&title=analisis_saja_tak_cukup