Senin, 14 Juli 2014

Penyebab Trading Terasa Sulit


Banyak trader di luar sana yang selalu gelisah memikirkan cara profit. Banyak pedagang yang sedang risau dan gundah supaya bisa keluar dari floating yang semakin besar. Dan banyak dari mereka yang kehilangan modal dari trading. Apakah Anda berfikir mengapa trading begitu susah dikerjakan oleh trader lain sedangkan trader yang lainnya meraih keuntungan yang luar biasa besar? Apakah Anda juga merenungkan, di saat yang lain rugi besar-besaran namun di saat yang sama ada trader yang menghasilkan profit?

Jika Anda mampu mengidentifikasi, maka hal di atas bukan saja sebuah kebetulan semata, melainkan karena ada hal-hal yang menjadikan mereka yang sukses tetap sukses sepanjang masa. Bukan karena mereka seorang jago trading, bukan pula mereka seorang master, namun mereka sudah menemukan kunci untuk tetap bertahan di market trading.

Mereka sebelumnya sudah terbiasa dalam kesulitan yang akhirnya memberi pengalaman. Untuk itu, di artikel ini akan dibahas mengenai halangan apa yang menyebabkan trader merasa sulit untuk profit, sulit untuk konsisten, dan sulit untuk memenangkan trading.

Menurut seputar forex Ada 3 hal utama yang menyebabkan trader merasa sulit untuk profit, di antaranya sebagai berikut:

1.     Minim Pengalaman

Anda tentunya sudah sering mendengar ada sebagian orang yang mendapatkan penghasilan dengan berdagang di pasar keuangan dan bahkan ada yang hidup hanya dari trading di pasar keuangan.

Trading di pasar keuangan sudah menjadi hal yang lazim bagi masyarakat yang tinggal di negara-negara maju. Bisa disebut sudah menjadi way of life mereka. Mereka mengambil kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dari pasar keuangan sebagai tambahan penghasilan ataupun satu-satunya sumber penghasilan mereka.

Sebelum anda terjun ke dunia trading, anda harus mempelajari seluk-beluk perdagangan di pasar keuangan seperti mengetahui produk-produk dan karakteristiknya, mempelajari cara-cara melakukan transaksi, mengkalkulasi resiko, mempelajari cara menganalisa pergerakan harga dan strategi trading. Ini sama seperti bisnis, anda harus melakukan persiapan sebelum membuka dan menjalankan bisnis anda.

Dengan melakukan persiapan dan pengetahuan yang memadai, kesempatan anda untuk meraih untung yang sebesar-besarnya dari trading tentunya lebih besar.

2.     Modal Pinjaman

Bagi siapapun yang melakukan trading dengan memaksakan meminjam uang, entah dari bank, perorangan, teman, saudara, atau orang tua akan memiliki emosi yang tinggi. Emosi untuk memenangkan trading serta emosi ingin mempercepat transaksi dan ingin melipat gandakan keuntungan yang sudah didapat. Bila Anda tidak mampu menahan godaan untuk bisa cepat mengembalikan dana dari peminjam, kemungkinan Anda akan segera keluar transaksi lebih cepat dari apa yang telah Anda bayangkan sebelumnya yaitu MC.

Sebaiknya pakailah uang sendiri sehingga tidak memiliki risiko untuk mengembalikan jika terjadi kerugian. Sebaliknya bila Anda meminjam, Anda masih punya beban psikologis sebelum Anda bertanding melawan market. Itu artinya Anda akan kalah sebelum melakukan pertandingan.

3.      Melanggar Money Management

Tidak menaati aturan dari money management menyebabkan trader kehilangan modal. Tidak hanya setengah dari modal bisa melayang, namun seluruh modal tak akan tersisa. Apapun strategi Anda, tanpa adanya money management yang serius dapat menghanguskan modal beserta profitnya.

Kesimpulan

jika anda bertujuan ingin sukses dalam trading , perluaslah wawasan anda tentang trading yang akan anda geluti, apakah itu melalui media, atau melalui konsultan yang telah anda percaya. Gunakanlah uang pribadi anda ketika memutuskan terjun kedunia trading dimana uang tersebut tidak akan membuat aktivitas anda yang lain menjadi kacau jika terjadi kerugian.Hingga akan mempermudah anda untuk mengatur money management dalam trading. Dan satu hal yang tak kalah penting adalah anda harus faham produk apa yang cocok dengan jumlah modal anda.